
Berikut adalah contoh teks berita News (Hard News) dan Evergreen News yang dirancang khusus sebagai bahan latihan analisis, penyuntingan, atau penulisan bagi siswa SMK jurusan Penyiaran/Jurnalistik/DKV.
Contoh 1: Hard News (Berita Hangat / Terikat Waktu)
Ciri khas: Mengangkat peristiwa terkini, penting, dan memiliki batas waktu kesegaran (shelf life) yang pendek. Menggunakan pola Piramida Terbalik (informasi terpenting di awal).
Judul: Siswa SMK Negeri 1 Cerdas Cipta Alat Pengolah Sampah Otomatis Berbasis IoT
Tanggal: 11 Agustus 2026
Penulis: Tim Redaksi Siswa
Isi Berita: JAKARTA — Tiga siswa Jurusan Teknik Elektronika Industri SMK Negeri 1 Cerdas Cipta berhasil menciptakan prototipe mesin pemilah sampah otomatis berbasis Internet of Things (IoT). Alat yang dinamai “Smart-Sort v1” ini mampu memisahkan sampah organik, anorganik, dan logam secara otomatis dalam hitungan detik.
Inovasi tersebut diperkenalkan dalam ajang Pameran Karya Inovasi Vokasi yang berlangsung di Gedung Serbaguna Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Ketua tim pembuat alat, Budi Santoso, menjelaskan bahwa ide pembuatan mesin ini berawal dari permasalahan penumpukan sampah di kantin sekolah yang tidak terpilah dengan baik.
“Kami memanfaatkan sensor induktif untuk mendeteksi logam dan sensor kelembapan untuk membedakan sampah organik dan anorganik. Data volume sampah juga langsung terhubung ke aplikasi smartphone petugas kebersihan,” ujar Budi saat ditemui di lokasi pameran, Selasa.
Kepala SMKN 1 Cerdas Cipta, Dr. Rina Wijaya, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian para siswa. Ia berharap prototipe ini dapat dikembangkan lebih lanjut agar bisa diproduksi secara massal dan digunakan oleh masyarakat luas.
Pihak sekolah berencana mengajukan hak paten atas karya tersebut pada akhir bulan ini serta membuka peluang kerja sama dengan dinas kebersihan setempat.
Contoh 2: Evergreen News (Berita Abadi / Tidak Terikat Waktu)
Ciri khas: Berisi informasi yang relevan kapan saja dibaca, berfokus pada edukasi, tips, atau fenomena umum (feature).
Judul: Mengasah Ketrampilan Vokasi: 5 Langkah Efektif Menyiapkan Diri Hadapi Dunia Kerja Sejak SMK
Penulis: Tim Redaksi Siswa
Isi Berita: Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut untuk siap bersaing di dunia industri. Namun, memiliki nilai akademis yang tinggi saja tidak lagi cukup. Perusahaan kini mencari kandidat yang memiliki kombinasi antara kemampuan teknis (hard skills) dan keterampilan interpersonal (soft skills).
Berdasarkan survei praktisi Sumber Daya Manusia (SDM) di industri manufaktur dan teknologi, berikut adalah lima langkah strategis yang dapat dilakukan siswa SMK sejak duduk di bangku sekolah:
Kuasai Kompetensi Keahlian Utama: Pastikan untuk tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga aktif melakukan praktik di laboratorium atau bengkel sekolah hingga mencapai standar sertifikasi industri.
Asah Keterampilan Soft Skills: Kemampuan berkomunikasi, bekerja sama dalam tim, serta memecahkan masalah (problem solving) menjadi poin plus yang sangat dinilai oleh perekrut kerja.
Maksimalkan Program Praktik Kerja Lapangan (PKL): Jadikan masa PKL sebagai sarana membangun relasi profesional, memahami budaya kerja nyata, dan menunjukkan dedikasi tinggi.
Bangun Portofolio Karya: Dokumentasikan setiap proyek, tugas akhir, atau karya kreatif yang pernah dibuat selama sekolah ke dalam bentuk portofolio digital (seperti PDF, situs web, atau media sosial profesional).
Dapatkan Sertifikasi Profeisi: Mengikuti uji kompetensi yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) atau lembaga sertifikasi industri akan meningkatkan daya saing di pasar kerja.
Persiapan yang matang sejak dini akan membantu lulusan SMK bertransformasi dari seorang pelajar menjadi tenaga kerja profesional yang siap pakai dan berdaya saing tinggi.



